Tipe Beban

Wah, sudah lama nggak nge-blog, terakhir menulis adalah akhir 2014, alias sudah sekitar 2 tahun-an ‘puasa’… Banyak hal yang bisa dipakai untuk beralasan, namun daripada membahas alasan mendingan membahas om telolet om, eh salah, maksudnya membahas SAP2000 saja deh.

Topiknya ringan saja, sekadar membahas tipe beban (karena kalau membahas yang terlalu berat khawatir nggak jadi nge-blog lagi…). Tipe beban yang dimaksud ini adalah jenis beban yang didefinisikan saat input load pattern.

Load Pattern

Jadi, ketika memilih definisi beban, ada banyak pilihannya. Dead, live, quake, dll. dst. dsb. Kalau diklik “More…” bakal jauh lebih rame lagi: ada super dead (temannya Superman?), snow, wave, hor earth pr (apaan lagi tuh… middle earth pr ada nggak ya), dll. dst. dsb.

Load types

Jadi, ketika mendefinisikan jenis-jenis beban, tinggal dipilih sesuai jenisnya masing-masing saja sudah beres kan… Betul sih, tapi memang kadang ada yang masih menanyakan, misal kalau beban mati tambahan tidak di-set sebagai ‘super dead‘ tapi hanya ‘dead‘, atau tekanan tanah hanya sebagai ‘other‘ dan bukan ‘hor earth pr‘, apakah bisa mengakibatkan programnya jadi ngambek alias nggak mau jalan? Dengan kata lain, apa sih pengaruhnya? Bisakah dicuekin saja?

Jawabannya: bisa ya, bisa juga tidak. Kuncinya ada di tahap desain struktur. Sebelum memulai proses desain otomatis oleh program (dan setelah tahap analisis dilalui dengan sukses), maka salah satu langkah adalah menentukan kombinasi mana saja yang akan dipakai dalam desain.

Design combo

Perhatikan di bagian bawah gambar di atas. Kalau pilihan ‘automatically generate blablabla… (ganti ‘blablabla‘ sesuai yang ada, capek nulisnya…) diaktifkan alias di-centang, maka pilihan tipe beban akan berpengaruh. Kenapa? Karena berarti program akan melakukan desain otomatis berdasarkan code alias peraturan yang dipilih. Nah, masing-masing peraturan akan memiliki ketentuan tersendiri untuk desain, salah satunya adalah faktor beban.

Ambil contoh ACI-2005, faktor kombinasi beban mati (D) dan hidup (L) adalah 1,2 D dan 1,6 L. Jika optionblablabla‘ tadi aktif, maka program akan secara otomatis menggabungkan semua yang bertipe ‘Dead‘ lalu dikalikan 1,2 digabung dengan semua tipe ‘Live‘ dikalikan 1,6. Sekilas tidak ada masalah, karena masalah bisa timbul kalau ada tipe beban yang lupa belum disesuaikan. Misal ada beban hidup tambahan L2 yang kelupaan masih diset sebagai ‘Dead‘, maka tipe beban L2 tersebut akan dikombinasikan sebagai 1,2D + 1,2L2 + 1,6L padahal pinginnya sih 1,2D + 1,6L + 1,6L2 …

Terus, kalau desain otomatis dilakukan oleh program, tapi pilihan ‘blablabla‘-nya tadi tidak diaktifkan (kombinasi ditentukan sendiri oleh pemakai, tidak memakai code bawaan program)? Jawabannya cukup jelas, pemilihan tipe beban tidak akan berpengaruh. Jawaban yang sama (tidak berpengaruh) juga berlaku jika program hanya dipakai untuk analisis saja tidak sampai desain otomatis (analisis hanya untuk mendapatkan gaya-gaya dalam, desain dilakukan secara manual atau dengan program lain).

Intinya, kalau memakai desain otomatis dengan program, dan kombinasi untuk desain juga dipakai berdasar code bawaan program, maka jangan lupa disesuaikan tipe bebannya ya…

Advertisements

Jawaban Teka-teki #2 (Degree Of Freedom)

Saatnya untuk membahas jawaban dari Teka-teki #2, yang kebetulan bernasib lebih ‘naas’ daripada Teka-teki #1, dengan hanya ada dua komentar yang masuk. Satu mencoba memberi jawaban, sisanya ikut nimbrung bingung hehehe… Yah maklum saja, mungkin sudah pada capek mikirin pemilu, kok masih disuruh mikirin kuis yang berhadiah gratis (alias tidak ada hadiahnya). Dalam quiz kedua, ditemukan adanya problem deformasi lateral yang tidak sama, padahal bentuk struktur dan pembebanan sama. Yang bikin ribut, nilai deformasi ada yang bernilai nol (alias tidak ada suara eh… deformasi). Berikut disajikan kembali tayangan foto surat suara yang bermasalah.

Portal Pxy

Portal dan pembebanan

Continue reading

E-book #3

E-book #3

E-book gratis edisi nomor tiga, sambungan dari Edisi #1 dan Edisi #2 sebelumnya. E-book ini merupakan kumpulan dari cuplikan beberapa tulisan dalam blog ini yang dirangkum menjadi bentuk PDF sehingga bisa lebih mudah dinikmati dan diarsip secara offlline.

Mau copy, download, share? Boleh, asal tetap free, dan jangan lupa mencantumkan sumber asli.

Silakan download lewat halaman Downloads.

Teka-teki #2

Melanjutkan kuis pada Teka-teki #1 , berikut ini ada lagi iseng-iseng buat mikir, anggap saja sebagai refreshing setelah mikirin negara (alias pemilu).

Nampak di bawah ini adalah portal sederhana dengan beban lateral pada bagian atas masing-masing ke arah sumbu global X dan Y.

Portal 3D

Portal 3D dengan Beban Lateral X & Y

Berikutnya ini adalah deformasi akibat beban lateral tersebut, untuk arah X dan Y (klik saja pada gambar kalau kurang besar/jelas).

Deformasi arah X

Deformasi arah X

Deformasi arah Y

Deformasi arah Y

Yang bikin bingung adalah deformasi lateral sumbu Y kelihatan bernilai nol (hasil tersebut adalah dalam satuan meter). Padahal, strukturnya simetris dan besar beban juga sama lho, sehingga menurut ramalan cuaca seharusnya nilai simpangan arah Y sama dengan arah X.

Kok bisa begitu ya? Silakan sharing tebakan Anda pada komentar. Pembahasannya akan diberikan pada tulisan yang akan datang di sini.

Jawaban Teka-teki #1 (Sumbu Lokal)

Saatnya mengulas masalah pada tulisan Teka-teki #1. Ada 3 biji total yang berpartisipasi, dengan 4 variasi jawaban. Maklum gratisan, coba kalau dikasih hadiah ya, mungkin bisa sampai angka 300, kayak judul film hehehe… Sekarang kita coba lihat masing-masing komentar yang masuk :

“Kolom dasar ter-release

Apa itu releaseRelease artinya adalah batang ‘dibebaskan ‘ terhadap tugas negara menahan gaya atau momen sesuai assignment-nya yang diberikan pada ujung-ujung batang. Contoh yang  banyak dipakai, termasuk tentunya yang dimaksud dalam komentar di atas adalah release untuk momen.  Dengan memberikan release pada momen, baik arah sumbu lemah (sumbu 3) atau kuat (sumbu 2), maka batang tidak akan menahan momen pada lokasi ujung (momen pada ujung batang menjadi nol).  Coba lihat gambar berikut, portal 2D sederhana yang diberi beban lateral, dengan kolom sebelah kiri normal dan sebelah kanan diberi release momen pada ujung bawah sesuai pendapat komentar.

Portal 2D Release

Selanjutnya perhatikan diagram momen portal tersebut seperti berikut.

Continue reading